Puisi Situasi (Bintang Terang)
Wednesday, 20 January 2016
Puisi berikut ini mengisahkan tentang kenestapaan yang mendalam terhadap seseorang yang telah membawanya pergi melintasi alam pikiran penulis. Di tiap waktunya, ia berusaha untuk tetap tehar, mengharap sang langit untuk memberitahukan bahwa ada bintang terang yang tak terlihat oleh pijaran bintang redup.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu, sang bintang tak lagi terang. Hanya kisahnya saja yang masih benderang terngiang. Maka simaklah puisi berikut ini.
BINTANG TERANG
oleh Lestari Wibowo
Satu malam dibulan kejutan
Cahaya bintang membias kesunyian
Satu bintang bersinar terang
Beri pencerahan pada kegelapan
Kuning dan hitam berbaur canda
Nuansa ceria bawa suasana berbeda
Cadar ayu mengubah kata bersapa
Gerbang hati membuka tanpa paksa
Tak berderit
Tak berkelit
Menyahut tanpa menyudut
oleh Lestari Wibowo
Satu malam dibulan kejutan
Cahaya bintang membias kesunyian
Satu bintang bersinar terang
Beri pencerahan pada kegelapan
Kuning dan hitam berbaur canda
Nuansa ceria bawa suasana berbeda
Cadar ayu mengubah kata bersapa
Gerbang hati membuka tanpa paksa
Tak berderit
Tak berkelit
Menyahut tanpa menyudut
Tak lagi terpaku
Tak sadar berlalu
Tak sadar berlalu
Aku tak lalu meratap
Bukan jua berhenti berharap
Apakah angin yang kutemui
Bulan pasti menanti
Salam sapa penuh irama
Sampai jumpa satu pesona
Semoga waktu mau berbata
Kaisar tanpa mahkota
Bukan jua berhenti berharap
Apakah angin yang kutemui
Bulan pasti menanti
Salam sapa penuh irama
Sampai jumpa satu pesona
Semoga waktu mau berbata
Kaisar tanpa mahkota
Maka, puisi di atas sangat baik untuk menjadi renungan dan resapan kita. Bahwasanya, menyesali seseorang yang tak kunjung datang adalah hal yang wajar dalam suatu hubungan. Selamat menerka.
Mau puisi atau karya sastra kamu di tampilkan di situs ini? Silakan kirim karya kamu dengan klik >> KIRIM KARYAMU. Tulisan tentang Puisi Situasi (Bintang Terang) ini, mudah-mudahan bisa memberi inspirasi bagi kamu semua.
loading...